BERITA TERKINIDAERAHTulang Bawang Barat

Ketua Yayasan SMP Karya Bhakti Tubaba, Bantah Tidak Ada Murid Wisata Pulang Kelaparan.

Poto: Tampak Depan Sekolah SMP, Karya Bhakti Tiyuh Panaragan Tubaba.

PANARAGAN TUBABA, LAMPUNG—Terkait Berita Media.lintasdinamika.com Beberapa Hari Lalu Yang Berjudul Kepsek SMP Karya Bhakti Di Duga Buang Badan, Terkait Murid Wisata Hinga Pulang Kelaparan” Hal Ini Di Bantah Oleh Ketua Yayasan SMP Karya Bhakti Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tenggah Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung.

“Dedi Priyono, Selaku Ketua Yayasan, Mengatakan Terkait Berita Media.lintasdinamika, Yang Menyatakan Kepala Sekolah Buang Badan Serta Siswa Kelaparan Itu Tidak Benar,`Karna

Saya Sudah Baca Berita Media Ini,Ya Kebetulan Pada Hari Itu Kepala Sekolah Ada Urusan Di Dinas Dan Juga Saya Juga Kebetulan Tidak Ada Di Rumah, Dan Memang Pihak Media Pernah Menghubungi Kepala Sekolah (Zaini) Lewat Telfon Kata Dedi Senin, 12/3/2018.
Untuk Meluruskan Informasi Dalam Berita Ini Bahwa Program Wisata Itu Memang Kita Adakan Setiap Tahun,Kebetulan Beberapa Waktu Lalu Kita Mengadakan Program Wisata Pada Hari Minggu 4/3/2018″ Berkaitan Dengan Kepulangan Siswa Sampai Larut Malam Itu Bukan Unsur Di Sengaja, Sehubungan Kita Tidak Bisa Memperkirakan Kendaraan Itu Harus Sehat Terus Karna Semua Itu Kita Percayakan Dengan Kru Atau Pihak Kendaraan Bis.
Jadi Masalah Wali Murid” Ya, Wajar Lah Mereka Cemas Terhadap Siswa Atau Pun Anak Mereka Yang Telah Pulang Sampai Tengah Malam, Yang Jelas Karna Salah Satu Kendaraan Ada Yang Rusak Di Perjalanan Jadi Terpaksa Siswa Karya Bhakti Pulang Dalam Kondisi Di Luar Perkiraan Bukan Unsur Di Sengaja,Saat Di Jelas Kan Oleh (Red) Terkait Keinginan Dari Wali Murid” Kepada Dedi.
Bahwa Keinginan Wali Murid Saat Kendaraan Tersebut Macet Kenapa Pihak Sekolah Tidak Memberikan Makanan Yang Dapat Menahan Lapar Atau Nasi Telor Di Bungkus, Sementara Dana Yang Terkumpul Puluhan Juta” Biaya Dua Kendaraan (Bis) Sebesar Rp.2.800,000-,(Dua Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) ┬áBerikut Ongkos Masuk Ke Pantai Sari Ringrung,Musium Dan Robinson Raja Basa Bandar Lampung.
Masih Menurut Jawaban Dedi, Jadi Informasi Dalam Perjalanan Tersebut,Bahwasan Nya Pasilitas Yang Di Berikan Oleh Pihak Sekolah Atau Panitia Pelaksana Program Kegiatan Ini,Yang Di Berikan Kepada Murid Berupa snek Dan Air Mineral” Jadi Tidak Ada Yang Bahasa Di Terbangkalai Kan Itu Tidak Benar, Jadi Siswa Itu Di Siapkan Setokan Snek Yang Berisikan Roti Dan Air Mineral Di Dua Bus Tersebut.
Jadi Kami Juga Memaklumi Dengan Wali Murid Karna Mungkin Anak Mereka Jarang Keluar Dari Tiyuh Panaragan” Nah Sehubungan Berita Media Online Ini Dapat Berdampak Terhadap Nama Sekolah, Karna Selama Ini Memang Wisata Itu Adalah Program Tahunan SMP Karya Bhakti Panaragan Jadi Program Tersebut Tidak Harus Terlalu Di Beban Kan Kepada Wali Murud Jelas Dedi.
Masih Menurut Nya (Dedi) Murid Mulai Kelas (8) Delapan Hingga Kelas (9) Sembilan Sudah Kita Suruh Menabung Untuk Program Jalan-Jalan Itu, Dan Semua Kegiatan Di Sekolah Memang Sudah Saya Serahkan Semua Dengan Guru-Guru di Sekolah Ini Agar Bagaimana Kegiatan Di Sekolah Ini Tidak Membuat Murid Terlalu Jenuh.
Sebenarnya Ini Program Murid Untuk Kelas (9) Tiga” Akan Tetapi Siswa Kelas
“(2) Delapan, Nuntut Mengapa Mereka Tidak Di Ajak Jalan Juga Ya Silahkan Saja Selagi Orang Tua Mereka Tidak Keberatan Dalam Kegiatan Program Itu, Termasuk Juga Kepala Sekolah Memberikan Leluasa Kepada Dewan Guru Di Sekolah Dalam Meningkat Kan Aktifitas Mengajar.
Kembali Di Dewan Guri Yang Mendampingi Siswa Jalan Jalan Tersebut Sebanyak (7) Orang, Untuk Siswa Yang Berangkat Wisata Sebanyak (67) Orang serta Kendaraan Bis Yang Di Pergunakan Itu Ada Penangung Jawab Nya Ialah Pak, Mad. Kebetulan Mereka Juga yang punya kendaraan Di Panaragan Jaya Tutup Dedi.(Tim/Red).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button