BERITA TERKINIDAERAHLAMPUNGNasionalTulang Bawang Barat

Milyaran Rupiah Anggaran Pembangunan Irigasi Way Gemol Tahun 2018 Terkesan Asal Jadi”DPUPR Tubaba Diduga Tutup Mata.

Poto: Pelank Anggaran Pembangunan Jaringan Irigasi Way Gemol,Milyaran Rupiah Tahun 2018 Terkesan Asal Jadi.

LINTAS TUBABARAT LAMPUNG |Diduga Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (DPUPR) Kabupaten Tubaba saling tuding Atas Tanggungjawab kepada Pengawas Lapangan, Puluhan Hektar Sawah Masyarakat, gagal panen, diduga akibat Palang Pintu saluran irigasi Way gemol, yang tidak berpungsi, hingga luapan air membanjiri Sawah para petani, tiyuh pemekaran Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat.‘Keluhan Poniyem selaku pemilik sawah, disampaikan langsung kepada Tim Perwiranews.com,selasa (1/5), tentang persoalan kerugian semua para petani ditafsirkan kurang lebih puluhan juta, dari kerugian mengelola sawah, bibit, serta pupuk, dan jasa atau tenaga yang terbuang sia-sia hingga kini belum ada perhatian Khusus dari Pemerintah daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat.“Ucapan senada diaminkan “Misti” selaku petani yang memilik lahan sawah yang disinyalir “Gagal” panen karena sawah miliknya dibanjiri luapan air yang disinyalir berasal dari bendungan irigasi yang penadah airnya tidak berbungsi.“Misti berharap kepada Pemkab Tubaba, agar kiranya perduli kepada para nasip petani sawah, apalagi ia seorang janda tua, yang keseharian cuma menumpukan nasip hidupnya disawah ,harapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Pengairan DPUPR Tubaba “Rustam” serta didampingi stapnya “Gusron” dalam ruang kerjanya mengatakan, Tanggungjawab Bidang kegiatan Pembangunan Jaringan Irigasi Way Gemol tersebut benar dirinya, lalu Pelaksanaan Pisik dikerjakan oleh CV.Bujung Pering, dengan nomor Kontrak,600/52/Kontak/PU/TUBABA/VI/2018, pada tanggal 6 Juni 2018, serta Nilai Kontrak Rp 4.677.990.000,- serta jangka waktu 180 Hari Kalender, dengan Pengawasan “Hartadi.

Hal ini ucap “Rustam” belum ada informasi sampai saat ini dari “Hartadi” selaku pengawas, lagi pula tanggungjawab dilapangan adalah Pengawas, bukan kepada Kabid elak Rustam,kepada tim Perwiranews.com.

‘Jelas Tim Perwiranews.com, Kepada Rustam selaku Kabid Pengairan DPUPR Tubaba, tentang prihal konfirmasi Pisik Pekerjaan Pembangunan Jaringan Irigasi Way Gemol, yang diduga asal jadi, kepada Pengawasnya langsung “Hartadi” Namun ia mengatakan akan koordinasi dulu kepada Kabidnya Rustam, karena segala sesuatu tanggungjawabnya adalah Kabid, kata Hartadi.

“Rustam Menyikapi kata pengawas lapangan yang diungkapkan Tim Perwiranews.com kepadanya dari penjelasan “Hartadi” terkesan lempar tanggungjawab, dalam melakukan tugas dan pungsinya.

Namun kata “Rustam” Pihak Rekanan akan tetap bertanggungjawab, karena masih ada dana sisa Pekerjaan itu berada dalam Kasda, dan ia akan segera memanggil pihak kontraktor serta sekaligus mengajak mereka turun surve kelapangan dan bila perlu rekan Media ikut juga kelapangan.

“Janji tinggal janji Rustam selaku Kepala Bidang, tentang pertanggungjawaban dirinya yang akan segera memanggil kontraktor serta turun kepembangunan yang dikerjakan oleh rekanan, sampai kini tidak terbukti, hingga dasar dan Fakta dilapangan Pembangunan Irigasi Way Gemol ditiyuh Gedung Ratu tambah kian Memburuk.(Rijal).

Editor:Junaidi.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button