Lintas Dinamika

Mengupas Informasi Sesuai Fakta

Kepsek SMP Karya Bhakti Tubaba Di Duga Buang Badan Terkait Perjalanan Murid Wisata Hingga Pulang Kelaparan.

Poto: SN.Sebagai Kordinator Pedamping Wisata (Red).

TUBABA LAMPUNG—Untuk Menyambut Ajaran Baru Siswa SMP Baik Negeri Maupun Suwasta Kini Kepala Sekolah Di Wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Di Duga Banyak Melakukan Pungutan Kepada Siswa-Siswi Yang Ada Si Sekolah Nya Masing Masing.

Seperti Yang Terjadi Di Sekolah SMP Karya Bakti tiyuh Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) Tubaba Yang Telah Melakukan Pungutan Dana Sebesar Rp. 150,000 (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah Per Siswa” Guna Untuk Keberangkatan Ke Salah Satu Pantai Wisata, Karna Akan Menyambut Kelulusan Siswa Kelas (3) Tiga Mendatang.
Hal Ini Di Jelaskan Oleh Beberapa Wali Murid Kelas (8) Dan Kelas (9) SMP Karya Bakti Panaragan, Yang Tidak Siap Di Sebutkan Nama Mereka” Sangat Menyesal Kan Atas Perjalanan Anak Mereka Yang Telantar Kelaparan Akibat Tidak Makan.
Kami Sangat Menyesalkan Pihak Sekolah SMP Tersebut,karna Dalam Perjalanan Anak Kami Ini Banyak Yang Kelaparan Karena Telat Makan,Padahal Anak Kami Sudah Membrikan Dana Sebesar Rp.150,000.(Seratus Limapuluh Ribu Rupiah Guna Untuk Perjalanan Tersebut” Akan Tetapi Perjalanan Itu Bukan Mendapat Kan Cerita Yang Baik Malahan Mendengar Anak Kami Cerita Mereka Lapar Karena Waktu Makan Mereka Sudah Lewat Waktu.
Masih Menurut Sumber Media Lintasdinamika.com Anak Kami Berangkat Dari Pagi Jam Enam Dari Sekolahan Menuju Pantai Dan Yang Lain Nya” Pulang Nya Sampai Rumah Hampir Jam (1) Malam Karena Mengalami Kerusakan Kendaraan Bis Umum Bukan Bus AC, Sementara Dana Yang Terkumpul Puluhan Juta, Sewa Kendaraan Dua Buah Bis Umum itu Hanya Sebesar Rp.2.800,000-,(Dua Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) Berikut Ongkos Masuk Ke Pantai Tersebut.
Sudah Tentu Dana  Banyak Sisa Namun Kordinator Guru Yang Mendampingi Para Murit Tidah Sangup Membelikan Anak Kami Jajan Untuk Menahan Lapar,Jadi Kami Akan Minta Kembalikan Dana Separo Oleh Kepala Sekolah Atau Pun Guru Yang Sebagai Kordinator Kata Walimurid Kepada Media Di Rumah Nya, Rabu 7/3/2018.
Setelah Mendengar Laporan Beberapa Wali Murid Tersebut Tim (Red) Menggunjungi Sekolah Tersebut Untuk Konfermasi Terkait Laporan Wali Murid Namut Kepsek Tidak Di Tempat (Sekolahan) Saat Di Hubungi Media, ZN, Selaku Kepala Sekolah Menggelak Agar Konfermasi Saja Ke (DP) Selaku Ketua Yayasan Jawab Kepsek Ini Melalui Telfon Seluler Nya Pada Hari Rabu 7/3/2018.
Terpisah Salah Satu Dewan Guru Di Sekolah Tersebut Saat Di Konfermasi Tim (Red) SN, Mengatakan Kami Memang Benar Jalan Dengan Murid Kelas (8) Dan Kelas (9) Sesuai Kesepakatan Dengan Murid,Maka Kami Tarik Dana Sebesar Rp.150.000-, Untuk Teransfortasi Kensaraan Bis Umum Sebanyak Dua Mobil,Terkait Murud Yang Kelaparan Itu Kami Memeng Dari Awal Sudah Sepakat Dengan Murid Agar Membawa Bontot Masing Masing.
Kita Menjaga Jangan Sampai Kita Kelaparan, Akan Tetapi Kebetulan Mobil Yang Kami Sewa Itu Rusah Di Jalan Terpaksa Kami Menunggu Sopir Dandan Mobil Dulu,Maka Kami Sampai Di Rumah Sudah Larut Malam Kata (SN) Di Ruang Kerja Nya” Jumlah Murid Yang Jalan Dari Kelas (8) Sampai Dengan Kelas (9) Sebanyak 63 Orang Itu Pun Ada Yang Tidak Berangkat Karna Alasan Murid Tidak Ada Uang Kata SN.
BACA BERITA SELANJUT NYA…
Dalam Pantauan Media Lintasdinamika.com, Jumlah Siswa Yang Berangkat Sebanyak (63) Orang, Untuk Iyuran(Ongkos) Dikalikan Rp.150.000-, Total Dana Yang Terkumpul Sebesar Rp.9.450,000-, Di Kemana kan Sisa dana Ini?…. ¬†(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Ijin Dengan Redaksi Lintas Dinamika