Dugaan Penyelewengan PIP”Wali murid antar kan berkas dan bukti ke polres lampung timur

0

LAMTIM : Rahman (38)dan ismail ( 32) th mewakili wali murid SDN Batu badak kecamatan Marga Sekampung,kabupaten lampung timur,hari ini sabtu 04/7/2020 mendatangi polres lampung timur.

“Kedatangan mereka berdua ini untuk mengantar kan surat pengaduan beserta barang bukti berupa photo copy buku rekening PIP ( Program Indonesia Pintar) dan surat pernyataan dari wali murid yg isi nya mereka tidak terima atas perbuatan Kepala Sekolah SDN batu badak yang diketahui bernama yakup tentang dugaan penggelapan atau penyelewengan dana PIP di tahun 2018, yang hingga hari ini belum di terima oleh siswa/siswi sekolah tersebut.

Menurut wali murid yang bernama rahman wali murid dari siswa / siswi yang terdata mendapat kan Bantuan PIP tersebut mengatakan,Saya tidak akan terima sebelum kepsek (yakup- red) tersebut mendapat proses hukum sesuai dengan UU yg berlaku dI NKRI ini tegasnya.

“Saya sudah dapat informasi bahwa ada pihak sekolah yg sudah medatangi wali murid satu persatu Untuk mengumpulkan rekining PIP tersebut, kata nya untuk di data dan uang nya di kembali kan”Jelas rahman di temui Tim Wawai News, sabtu, (4/7/2020).

Sementara,Muhammad Husin selaku KOMISI DAERAH LEMBAGA PENGAWASAN KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN KEADILAN (LP-KPK) yang mendampingi wali murid memastikan laporan terkait dugaan penggelapan atau penyelewengan dana PIP 2018, sudah masuk di unit penyidik Tipikor dan percayakan sepenuh nya semua proses butuh waktu tanbah nya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Puluhan Wali Murid mendatangi Sekolah Dasar Negeri (SDN 1) Desa Batu Badak Kecamatan Marga Sekampung Kabupaten Lampung Timur, Kamis (2/7/2020).

Mereka datang untuk bertemu Kepala Sekolah SDN 1 Batu badak untuk mempertanyakan dana beasiswa program Indonesia pintar (PIP) tahun anggaran 2018 yang diduga ditilep oleh Kepala Sekolah.

Lesapnya dana PIP tahun anggaran 2018 dibenarkan oleh Dwi Astuti, selaku Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Marga sekampung, Kabupaten Lampung Timur saat dikonfirmasi terpisah. Ia menyayangkan hal tersebut bisa terjadi.

“Benar mas, dana beasiswa PIP tahun anggaran 2018 ditilep Kepsek SDN I Batu Badak. Yakup, yang dipercaya sebagai Kepsek sudah bertemu saya, dan mengakui telah menilep dana PIP tahun 2018 tersebut,”tegas Dwi Astuti.

Menurutnya dana PIP tahun 2018 tersebut, dipergunakan Yakup untuk kepentingan pribadi. Dia juga mengaku geram atas kenekatan sang Kepsek.

“Dia (Yakup-ed), saat menemui saya, sudah mengakui memakan dana PIP 2018 dan siap mengembalikan dengan meminta tempo satu Minggu, tunggu saja,”pungkas Dwi Astuti tidak membuka perihal waktu Yakup menemuinya secara pribadi tersebut.(Abu-Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here