BERITA TERKINIDAERAHTulang Bawang

PPTK Dan Konsultan Dinas PUPR Tuba Diduga Kong Kalikong Dengan Rekanan, Sehingga Pekerjaan Peroyek Badan Jalan Carut Marut.



Poto Pekerjaan Dinas PUPR Tuba Tahun 2017.Jumat 22/12/2017 Tim.

Lintasdinamika.com,Tulangbawang—
Pengawasan PPTK/Konsultan Dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Di Duga Kongkalikong Dengan Rekanan/Kontraktor,

Pekerjaan Ruas Jalan Yang Ada Di Jalan Mashuri Angga Putra Cakat Raya Menuju Desa Sungai Luar,Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung,Pekerjaan Tersebut Yang Di Alokasikan Dari Dana APBD Tahun 2017″ Sebesar Rp.1.989,367,000,-(Satu Milyar Sembilan Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Tiga Ratus Enam Puluh Tuju Ribu Rupiah)

Yang Di Kerjakan Oleh CV,Mitra Sejahtera,
Yang Di Duga Beridikasi (KKN) Hal Ini Terlihat Dari Kualitas Pekerjaan Yang Di Lakukan Oleh Oknum Rekanan/Kontraktor Yang Mengerjakan Badan Jalan Tersebut Hingga Pembuatan Talut Tidak Sesuai Rab Yang Di Keluar Kan Oleh Dinas Terkait,
Dalam Pekerjaan Badan Jalan Ini Terlihat Pihak Rekanan Di Duga” Senggaja Menyiram Peningkatan Jalan Onderlagh ┬áDengan Batu Sabes, Yang Tipis Dan Di Siram Dengan Abu Batu Agar Dasar Jalan Nya Bisa Rata Menurut Rekanan Ini,
Berdasarkan Informasi Warga Setempat, Tim Pendiri Aliansi Lembaga Bangun Daerah (ALBADAR) Kabupaten Tulang Bawang” Turun Langsung Di Lokasi Untuk Mengetahui Hasil Pekerjaan Tersebut Karena Menurut Warga Setempat Waktu Pengerjaan Jalan ini kurang lebih hanya 15 tronton sabes yang dihampar, terlihat dari jumlah tumpukan batu sabes,
 Sementara panjang jalanya kurang lebih 2 Kilo Meter, Seperti Yang Di Sampaikan Oleh Sekretaris Umum (Sekjen) ALBADAR Pada Hari Rabu 20/12/2017, Perwira DKK, Mengatakan Pekerjaan Ini Patut Di Duga Berindikasi KKN,
Karena Dari Segi Peningkatan Badan Jalan Sangat Tidak Memuas Kan Bahkan Saat Ini Jalan Tersebut Sudah Mulai Hancur Akibat Kendaraan Yang Melintasi Jalan Ini Apa Lagi Saat Ini Musim Hujan Yang Pasti Pengurangan Polume Sudah Tentu Menimbul Hasil Yang Kurang Memuas Kan,
Dan Ada beberapa titik pembuatan drainase dan gorong – gorong namun pihak rekanan hanya menambal sulam drainase lama dengan adukan semen,
bukan membangun drainase baru.
“Terkesan pihak rekanan membangun drainase baru, sementara drainase di kampung tersebut menggunakan anggaran dana kampung,” jelas Dia.
Ironisnya, ada beberapa titik pembangunan gorong – gorong dan drainase yang tidak tepat sasaran
dimana fungsinya tidak dapat dimanfaatkan sebagai saluran air ketika hujan turun,Lihat saja ada drainase yang sudah ambrol, kemudian gorong – gorong dibangun tidak pada tempatnya, sehingga terkesan asal jadi Kata Perwira DKK,
Pekerjaan Ini Tidak Bisa Kita Diamkan Akan Kita Tindaklanjuti Ke Pihak Yang Berkepeten, Kata Sekjen ALBADAR, Berdasarkan Informasi Yang Di Peroleh Media Ini, Di Duga Pekerjaan Tersebut Milik Kadis PUPR Tuba Simak Selanjut Nya.(Red).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button